Kamis, 15 Agustus 2019

Standar Operasional Prosedur (SOP) Kerja Untuk Bidang Usaha Kuliner


Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam sebuah bisnis penyediaan makanan seperti rumah makan, restoran, café dan lainnya sangatlah penting, terlebih bagi pembisnis yang ingin usahanya dapat bersaing, tahan lama dan sukses dalam dunia kuliner. Bukan saja karena SOP membantu memudahkan kerja karyawan, tetapi juga karena SOP dapat menjadi media peningkatan pelayanan agar konsumen merasa puas. Arti puas untuk konsumen dalam dunia kuliner memang bisa beragam, namun ada banyak hal lainnya yang perlu diperhatikan untuk mencapai kata puas ini, tidak hanya soal rasa tetapi juga faktor lain seperti halnya berikut ini:
1.    Pelayanan terhadap konsumen ramah, baik, responsif dan aktif
2.    Tersedia buku menu yang mencantumkan beragam menu, harga, foto makanan bahkan testimoni dengan jelas agar pengunjung yang datang dapat mengetahui dengan mudah
3.    Lokasi mudah dijangkau dan aman dari tindak kriminal
4.    Sajian menu makanan nikmat, enak, beragam serta higienis
5.    Tersedia promo dan diskon pada saat tertentu yang bisa dinikmati oleh palanggan
6.    Harga bersaing
7.    Tempat makan yang nyaman, bersih dan sesuai kapasitas
8.    Tersedia layanan tempat khusus seperti smoking area, rest area, mushola, toilet dan lainnya
9.    Tersedia pilihan pembayaran yang beragam
10.    Tersedia fasilitas seperti wi-fi, audio visual, power charging, lighting dan lainnya
11.    Desain tempat unik
12.    Ditangani oleh chef yang berpengalaman dan berkualitas
Tentunya selain 12 poin di atas, masih ada banyak lagi poin lainnya yang bisa disimpulkan untuk mendapatkan kepuasan pelanggan. Dengan menyusun beberapa poin penting, pelaku usaha makanan bisa lebih mudah dalam menyusun apa itu SOP, namun tentu saja SOP yang dibuat nantinya dapat bersifat global, tidak harus detail dan cukup ambil poin penting yang kiranya sesuai dengan kebutuhan usaha yang dijalankan. Semakin bagus dan sesuai SOP yang dibuat, maka peluang untuk pengembangan usaha akan semakin besar pula. Selain itu, diharapkan nantinya setiap karyawan yang ada dapat memeberikan pelayanan terbaik dengan mengikuti SOP yang diberlakukan.
Dalam bisnis kuliner, terutama untuk bisnis besar seperti restoran atau café, tidak hanya soal SOP layanan dalam bidang pembuatan makanan saja yang perlu diperhatikan, SOP terhadap penampilan juga tidak boleh diabaikan. Bukankah ada istilah “Penampilan mampu memberikan kesan pertama yang baik atau buruk”. Oleh karena itu, untuk memberi kesan yang baik terhadap setiap pengujung restoran yang datang, maka penampilan karyawan juga perlu dibuat SOPnya. Beberapa SOP penampilan yang biasa diberlakukan untuk usaha kuliner besar yaitu:
1.    Menggunakan seragam khusus karyawan yang rapi, bersih dan sesuai standar SOP
2.    Rambut harus rapi tidak panjang dan cepak untuk laki-laki, akan lebih bagus jika menggunakan gel rambut agar semakin terlihat rapi, bersih dan wangi. Sedangkan untuk perempuan yang memiliki rambut panjang, dapat diikat menggunakan hairnett
3.    Tampilan wajah harus bersih, tidak berjambang, berjenggot dan berkumis. Untuk perempuan boleh menggunakan make up minimalis dan tidak menor
4.    Kuku tangan pendek, tidak menggunakan kutek, perhiasaan yang berlebihan atau menggunakan arloji berwarna-warni. Usahakan tangan selalu bersih
5.    Menjaga tubuh agar selalu wangi, bisa memakai parfum serta menggunakan penyegar mulut agar tidak bau mulut atau memakai pasta gigi yang wangi dan sehat
Setelah membaca poin-poin yang biasanya diberlakukan untuk SOP dalam bidang usaha kuliner seperti restoran, café dan tempat makan. Diharapkan bagi siapa saja yang ingin memulai bisnis serupa, bisa mencontoh dan membuat SOP dengan lebih mudah. Tentunya, SOP bisa dirubah atau direvisi sesuai kebutuhan dan kondisi usaha yang dijalankan. Semoga informasi ini bermanfaat.

Tidak ada komentar:
Write komentar